August 2023 - Cirebon vilage

Monday, 21 August 2023

Mahasiswa IAIN Cirebon Terpilih Menjadi Koordinator Chapter Cirebon Raya Bersama Indonesia

FOKUS CIREBON, FC - Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, kembali mendulang nama baik atas peran mahasiswanya. Kali ini nama baik tersebut oleh Omar Qad Panity, mahasiswa IAIN Cirebon yang terpilih menjadi Koordinator Chapter Cirebon Raya Bersama Indonesia.

Pada acara ini juga dilangsungkan kegiatan diskusi dan lounching Bersama Indonesia, bertempat di Lattar Cafe, kawasan Stadion Bima, Kota Cirebon, Minggu, (20/8/2023).

Chapter Cirebon Raya dengan tema “Keadilan Antargenerasi: Menuntut Hak Milenial-Gen Z, Kini dan Nanti” yang diselenggarakan Bersama Indonesia.

Dalam acaranya hadir beberapa pembicara seperti Grady Nagara, Co-Founder Bersama Indonesia, Nissa Rengganis, Dosen UMC dan Penulis, Omar Qad Panity, Aktivis Kampus, Francis Widaswara, Tokoh Pemuda Desa. Tak hanya itu, peserta juga hadir dari berbagai kalangan yang terdiri dari elemen pelajar, mahasiswa, dan masyarakat secara umum sekitar 50 orang.

"Sebagai Gen-Z yang lahir di tahun 1997-2012, saat kini kita sedang menjadi dominasi di Indonesia. Dalam konteks lintas generasi, tak hanya zilennial yang berperan penting tetapi juga lintas generasi termasuk milennial dapat membawa perubahan menuntut keadilan sosial." ujar Omar Qad Panity dalam presentasinya dihadapan peserta diskusi yang mayoritas mahasiswa dan pelajar.

Francis Widaswara, pembicara kedua di kegiatan tersebut mengajak anak muda untuk berkontribusi aktif dari mulai hal-hal di sekitaran lingkungan terdekat, seperti di desa. "menuntut hak-hak dan kewajiban kita sebagai generasi muda, tidak perlu jauh-jauh, cukup mulai dari lingkup terdekatnya dulu, yakni dari Desa. 

Banyak kejanggalan yang terjadi di Desa dari segi keuangan maupun lainnya, mari mengkritisi hal itu." kata Francis Widaswara yang juga Alumni Forum Indonesia Muda dan Penggerak Desa penuh semangat.

Sementara itu, penulis dan pegiat literasi Nissa Rengganis mengatakan bahwa generasi muda selalu menjadi aktor bagi sejarah Indonesia. Sejak 1912, 1998, 2019, bahkan saat ini.l, sehingga penting adanya untuk dapat menjadi generasi muda yang melek politik, agar tidak mudah terombang-ambing oleh derasnya arus informasi.

"Seringkali terjadi framing yang hanya mengarah pada aspek pemerintahan, padahal kan anak muda yang ada disana berjuang lebih keras. Banyak isu yang bisa dikawal," katanya.

Pamungkas dari Co-Founder Bersama Indonesia, Grady Nagara, Bersama Indonesia adalah Non Government Organization (NGO) yang memiliki visi merangkul anak muda untuk bergerak bersama demi mewujudkan tujuan negara Indonesia, yaitu, Keadilan Sosial. 

Bersama Indonesia sendiri sudah tersebar di seluruh Indonesia. Bersama Indonesia chapter Cirebon sendiri merupakan chapter ke-22 yang sudah dideklarasikan.

Kegiatan ditutup dengan Pembacaan Deklarasi BersamaIndonesia chapter Cirebon Raya yang dipimpin langsung oleh Omar Qad Panity sebagai Koordinator chapter Cirebon Raya. 

"Semoga kegiatan seperti ini sering digelar supaya menambah wawasan kami sebagai anak muda," ujar Fadlih pelajar, aktif di Forum OSIS Cirebon. 

Selaras dengan Ai pengasuh Majlid Diniyah di Cirebon, bahwa anak-anak muda ini progresif dan semoga walau tak sesama generasi, bisa saling support, sehingga gerakan ini tidak berhenti sampai di sini saja.

"Ya harapannya akan ada aksi-aksi diskusi atau lapangan lainnya yang langsung dikomandoi oleh Omar di Bersama Indonesia Chapter Cirebon Raya, Bersama Indonesia, untuk Keadilan Sosial," jelasnya. 

Saturday, 19 August 2023

Bripka Suja, Selalu Ada di Tengah Masyarakat

 

Bripka Suja, saat mengamankan jalan raya untuk perlintasan ratusan warga Desa Sampiran di acara HUT RI Ke 78


FOKUS CIREBON, FC - Anggota Polisi dari kesatuan Polsek Talun, Bripka Suja kesehariannya selalu ada di tengah masyarakat. Bripka Suja memang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Terlebih ketika ada kegiatan yang melibatkan banyak orang, Bripka Suja selalu standby berjaga dan berkomunikasi dengan pihak penyelenggara maupun warga.

Kegiatan ini ditekuninya dengan senang dan sabar, mengingat karakteristik warga yang bermacam-macam. Selain itu, rasa lelah dan kantuk juga terkadang sesekali menyerangnya, namun demi menjaga ketertiban dan keamanan suatu wilayah, tugas Bhabinkamtibmas ini selalu dijalaninya dengan baik.

Seperti yang terlihat di hari perayaan HUT RI Ke 78 di Desa Sampiran, Bripka Suja, dengan cepat dan cekatan langsung mengamankan jalan raya yang akan dilintasi warga saat kegiatan jalan santai berlangsung.

Bukan itu saja, Bripka Suja bersama Babinsa juga ikut mendampingi Kuwu Sujito saat akan melepas ratusan warga di kegiatan jalan santai. Saat dilepas dengan mengangkat bendera, warga pun secara serentak melangkahkan kakinya dan berjalan rapi menyusuri route jalan santai yang sudah ditentukan panitia.

Saat dikonfirmasi, Bripka Suja mengatakan, bahwa tugas Bhabinkamtibmas adalah untuk menanggulangi masalah sosial yang dapat mengganggu utuhnya persatuan dan kesatuan di masyarakat.

"Kami bersama Babinsa sering terlibat aktif dalam kegiatan masyarakat di wilayah binaan dan juga aktif dalam melakukan kegiatan yang meningkatkan kesadaran bela negara di masyarakat," ujar Bripka Suja, Minggu, (20/8/202).

Bripka Suja mengaku, tugas Bhabinkamtibmas adalah tugas yang harus dilaksanakan dengan sebaik mungkin, agar semuanya berjalan baik, termasuk bagaimana melakukan koordinasi dengan pihak-pihak tertentu saat menyangkut keramaian serta membangun komunikasi dengan warga masyarakat. (din)

Kendalikan Inflasi dan Dampak El Nino, Pemkab Cirebon Gelar Gerakan Pangan Murah

Bupati Cirebon, Drs H Imron, M.Ag 


KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) tahun 2023 di halaman kantor Bupati Cirebon, Minggu (20/8/2023).

Kegiatan GPM 2023 sendiri dibuka langsung oleh Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag dan dihadiri oleh perwakilan Forkopimda serta sejumlah instansi terkait.

Bupati Imron mengatakan, kegiatan GPM ini dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan di masyarakat sekaligus merupakan rangkaian peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Cirebon tahun 2023.

Menurut Imron, acara ini sangat penting dan strategis, khususnya sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mempermudah masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, selain juga sebagai upaya pengendalian inflasi dan dalam menjamin stabilisasi pasokan dan harga pangan. 

"Salah satu tujuan dilaksanakannya Gerakan Pangan Murah (GPM), yaitu pengendalian inflasi serta meningkatkan keterjangkauan daya beli pangan masyarakat dan strategis bagi masyarakat," katanya.

Ia menjelaskan, untuk mengantisipasi musim kemarau ini, banyak kebutuhan pangan di pasar mengalami kenaikan, mulai dari beras, minyak, telur, cabai, bawang serta kebutuhan pokok lainnya.

"Ada beberapa indikator yang mempengaruhi stabilisasi harga pangan, yang berakibat pada gejolak harga adalah terganggunya distribusi pangan, yang juga disebabkan kurangnya pasokan atau permintaan pangan yang meningkat,” jelas Imron.

“Ketidakcukupan pasokan pangan di suatu wilayah, dapat menjadi indikator tidak meratanya distribusi bahan pangan antar wilayah yang membuat adanya kenaikan harga kebutuhan pokok," lanjutnya.

Ia menyebut, dengan adanya GPM ini sebagai salah satu upaya untuk mengatasi dan mengurangi dampak inflasi, khususnya di wilayah Kabupaten Cirebon.

"Dengan adanya gerakan pangan murah ini semoga dapat memberi manfaat, khususnya bagi masyarakat Sumber dan sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan dalam rangka menekan tingkat inflasi, khususnya di Kabupaten Cirebon," tambah Imron.

"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi program yang bersinergi sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk pengendalian inflasi serta sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan," pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kepala DKPP Kabupaten Cirebon sekaligus ketua penyelenggara, Drs. Erus Rusmana, M.Si mengatakan, musim kemarau panjang dan gelombang El Nino menjadi perhatian khsusus Pemerintah Kabupaten Cirebon. Pasalnya, dengan adanya fenomena tersebut akan berpengaruh terhadap stabilisasi pasokan pangan di masyarakat.

"Kalau pasokan pangan masyarakat terganggu, maka akan berdampak terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok. Sehingga, dengan adanya GPM 2023 ini kita ikut mengendalikan inflasi untuk menjaga harga pangan," ujar Erus.

Ia mengungkapkan, pihaknya akan memberikan peluang kepada masyarakat untuk mendapatkan harga yang wajar dalam mendapatkan harga kebutuhan pangannya.

"Banyak kebutuhan pangan yang dijual di GPM ini. Harganya pun sangat wajar dan murah, karena kita bekerjasama dengan beberapa distributor. Dan di GPM ini, disediakan pula bahan pangan lokal produk UMKM Kabupaten Cirebon," tambah Erus. (din)

Peringati HUT Ke 78, Ribuan Warga Sampiran Antusias Ikuti Jalan Santai

 

Kuwu Desa Sampiran, Sujito, saat bersama warga dalam kegiatan jalan santai, dalam rangka merayakan HUT RI Ke 78. 


FOKUS CIREBON, FC - Sejak pukul 06.30 pagi, warga Desa Sampiran berdatangan ke titik kumpul kegiatan. Mereka datang secara bergelombang hingga memerah putihkan GOR Sampiran, Minggu, (20/8/2023).

Warga yang antusias mendatangi GOR tersebut untuk mengikuti kegiatan jalan santai dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78 tahun.

"Alhamdulillah, dalam memperingati HUT RI Ke 78 ini, masyarakat Sampiran begitu antusias. Mereka begitu gembira dalam merayakan HUT RI ini. Inilah kerukunan dan kebersamaan yang terus kita bangun di masyarakat Sampiran," ujar Kuwu Desa Sampiran, Sujito.

Dalam kegiatan HUT RI Ke 78 ini, kata Sujito, pihaknya sudah menggulirkan sejumlah kegiatan kemasyarakatan, baik melalui lomba-lomba maupun kegiatan  lainnya. Namun yang paling berkesan pada perayaan HUT RI Ke 78 ini, pihak desa memberikan penghargaan kepada para Kuwu sebelumnya atas jasa-jasa yang diberikan.

Tampak dalam gambar, Kuwu Sujito bersama istri tengah disalami warga, bak keluarga besar pada kegiatan jalan santai di lapangan GOR Sampiran.


"Ini adalah sebagai bentuk penghormatan kami, dan ini adalah  momentum yang baik di Hari Kemerdekaan RI," tutur Kuwu Sujito didampingi istri di lokasi kegiatan.

Demikian juga Sujito menjelaskan, bahwa pembangunan di Desa Sampiran tengah terus digalakan. Baik itu Indeks Pembangunan Manusia (IPM), prasarana tata lingkungan, serta peningkatan SDM yakni melalui pendidikan dan peningkatan sektor ekonomi.

Semua ini merupakan program desa yang secara bertahap dilakukan agar kita bisa selaras dalam mendukung program-program yang canangkan pemerintah Kabupaten Cirebon.

"Alhamdulillah, berdasarkan perkembangan yang ada, kemajuan terus kita kembangkan di berbagai sektor, hal itu bisa dilihat dari hasil-hasil pembangunan baik dari kuwu sebelumnya, maupun pemerintah desa  sekarang," terangnya.

Hal itu dapat dilihat dari kemajuan pembangunan yang ada, seperti sudah adanya Pasar, Gedung GOR, dan lainnya. Semua ini adalah untuk masyarakat, agar potensi-potensi masyarakat bisa terasah dan terdorong maju.

Kuwu Sujito bersama istri tengah memberi semangat di Hari Perayaan HUT RI Ke 78, 'Ayo bangkit warga ku dan maju desa ku'.


Selain itu, dalam hal ketertiban, kerukunan dan keamanan, warga masyarakat Sampiran bisa di bilang sangat membanggakan. Sebab kita selalu turun ke bawah bersama aparatur desa yang lain, melalui sejumlah kegiatan untuk mewujudkan program ini. (din)


Friday, 18 August 2023

Mahasiswa KKN Tematik UPI Dukung Desa Bodelor Dalam Mewujudkan SDGs Desa

Mahasiswa KKN Tematik UPI di Desa Bodelor, Kabupaten Cirebon.



FOKUS CIREBON, FC - Pemerintah Desa Bodelor mengoptimalkan prasarana ketahanan pangan melalui pembangunan 'Gastronomy Tourism' untuk mewujudkan SDGs Desa.

Implementasi SDGs Desa tidak hanya menjadi tugas besar dari pemerintah pusat, daerah maupun desa. Oleh karena itu, akademisi perguruan tinggi dapat berperan mendukung percepatan implementasi SDGs Desa melalui berbagai macam program kerja dan kegiatan penyelesaian permasalahan desa. 

Peran mahasiswa KKN Tematik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Desa Bodelor 2023 dalam hal ini adalah men-support pembangunan Prasarana Ketahanan Pangan dan mempromosikan Gastronomy Tourism tersebut melalui Digital Marketing serta memberikan masukan dan saran kepada para Tim Pelaksana Kegiatan (TPK). 

“Pak Kuwu sangat senang dan bangga ketika ada akademisi berkontribusi untuk pengembangan desa,” ujar pak Cahyo, ketua perencanaan dan perancang desa. 

Desa Bodelor, Plumbon Kabupaten Cirebon memiliki banyak potensi wisata yang menarik bagi wisatawan, namun potensi desa ini belum banyak diketahui oleh banyak orang. 

Potensi wisata salah satunya adalah tanah bengkok atau aset kebun seluas sekitar kurang lebih dari 2.200 Hektar milik desa Bodelor, kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon sedang dalam proses pembangunan Gastronomy Tourism dengan target market kepada warga sekitar dan tamu dinas perangkat desa. 

Selaras dengan pernyataan Sri Mulyani, bahwa tidak boleh ada aset desa yang diam,  maka perangkat desa mencetuskan untuk membuat Prasarana Ketahanan Pangan, Gastronomy Tourism. 

Gastronomy Tourism dikenal sebagai food tourism atau culinary tourism yang berfokus pada eksplorasi dan pengalaman kuliner suatu daerah. 

"Gastronomy tourism ini dapat menjadi daya tarik wisatawan dan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan pariwisata dan ekonomi lokal," ujarnya.

Maa, konsep gambaran Gastronomy Tourism mengenai ketahanan pangan ini seperti Cirebon rasa Bali. "Mungkin ini bisa jadi kalimat yang menggambarkan Gastronomy Tourism, saat pertama memasuki objek wisata ini, pengunjung bakal langsung disuguhi nuansa Bali," katanya.

Sementara itu, observasi yang dilakukan oleh Kelompok mahasiswa KKN Tematik 2023 dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengungkapkan peran prasarana ketahanan pangan melalui pembangunan Gastronomy Tourism ini dapat mengurangi kesenjangan ekonomi antara daerah perkotaan dan pedesaan, serta antara kelompok masyarakat yang berbeda.

Optimalisasi pengembangan gastronomy tourism juga merupakan Langkah strategis dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam Diskusi terbuka dengan para jajaran perangkat desa mengenai ketahanan pangan terlihat mereka sangat antusias dan mempunyai harapan yang besar dengan adanya proses pembangunan ini karena gastronomy tourism ini dapat dijadikan break time Karyawan/karyawati PT. CMW, masyarakat sekitar dan dapat memperkenalkan kepada tamu-tamu dinas bahwa Desa Bodelor sudah memiliki fasilitas resort dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan. 

Pemerintah Desa Bodelor telah memberikan dukungan kepada pengusaha lokal dalam pengembangan usaha kuliner dan promosi produk lokal. 

Melalui sinergi antara Pertemuan Wanita Tani (PWT) dan ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), produsen makanan, dan sektor pariwisata. 

"Target penyelesaian Pembangunan Gastronomy Tourism ini dan bisa di promosikan pada bulan September 2023," ujar Awang, Ketua Ekonomi dan Pembangunan.  

Kendati demikian, Kepala Desa Bodelor, H Rofii menyatakan bahwa nama untuk tempat wisata ini masih dalam proses diskusi bersama Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).

Peran pemerintah Desa Bodelor telah melakukan upaya optimalisasi yang signifikan dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) desa melalui pembangunan gastronomy tourism. 

Dengan menggabungkan potensi wisata kuliner tradisional dan keberlanjutan, sehingga pemerintah Desa Bodelor berkomitmen untuk mencapai SDGs yang berkaitan dengan pangan yang cukup, aman, dan bergizi, pengentasan kemiskinan, dan pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan. 

Dalam konteks Pembangunan berkelanjutan, gastronomy tourism dapat berkonstribusi pada pencapaian tujuan SDGs terkait dengan pangan yang cukup, aman, dan bergizi, pertumbuhan ekonomi yang merata, berkelanjutan. 

Maka, dengan memanfaatkan potensi Kuliner Tradisional dan keberlanjutan, Gastronomy Tourism memberikan dampak positif bagi Pembangunan berkelanjutan desa Bode lor.  (Red/Nurrul) 

Thursday, 17 August 2023

Perluas Kerjasama, IAIN Cirebon Kolaborasi Program dengan UIN Gus Dur Pekalongan

PEKALONGAN, FC - UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) jalin kerjasama dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon melalui Memorandum of Agreement (MoA) pada 18 Agustus 2023.

Penandatangan kerjasama ini dilakukan  langsung oleh Rektor UIN Gus Dur Pekalongan Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., dengan Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., pukul 08.00 WIB di Ballroom Hotel Santika, Kota Pekalongan.

MoA ini sebagai upaya membangun kerjasama dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan peningkatan sumber daya manusia, sesuai dengan tugas, fungsi dan wewenang masing-masing. Adapun masa berlaku MoA untuk jangka waktu 5 tahun ke depan.

MoA ini diharapkan akan menjadi dasar bagi upaya kolaboratif yang lebih erat antara UIN Gus Dur dan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dengan tujuan akhir memajukan pendidikan tinggi dan sumber daya manusia ke tingkat yang lebih tinggi. 

“Dengan semangat kebersamaan dan komitmen bersama, kita melangkah menuju masa depan yang lebih cerah,” ungkap Prof. Zaenal saat ditemui di lokasi penandatanganan MoA.

Prof. Zaenal berharap melalui MoA ini kedepannya Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat diwujudkan dengan lebih baik, dan sumber daya manusia akan lebih siap menghadapi tantangan global di masa depan. 

"Penandatanganan MoA ini adalah langkah monumental dalam mengangkat kualitas pendidikan tinggi,” pungkasnya.

Penandatangan MoA didampingi Wakil Rektor III dan Direktur Pascasarjana UIN Gus Dur Pekalongan dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, serta disaksikan oleh seluruh peserta Forum PTKIN Jawa Tengah, Ponorogo dan Cirebon. 

Prosesi penandatangan MoA tersebut bersamaan dengan acara Fokus Group Discussion (FGD) Penguatan Bidang Akademik, Keuangan dan Kelembagaan PTKIN Jawa Tengah, Ponorogo dan Cirebon. (din)

Peringati HUT ke-78 RI, Bupati Imron: Isi Kemerdekaan dengan Gerakan Pembangunan Daerah

KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2023 di lapangan Ranggajati Sumber, Kamis (17/8/2023). 

Pada upacara peringatan tersebut, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron.M.Ag menjadi pembina upacara.

Tampak hadir Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE., M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Dr. H. Hilmy Riva'i., M.Pd., Anggota DPR RI, Ono Surono, jajaran Forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Cirebon, para kepala perangkat daerah, instansi terkait dan para veteran.

Dalam sambutannya, Bupati Imron mengatakan, momentum pagi ini merupakan yang paling membahagiakan bagi seluruh bangsa Indonesia, termasuk kita yang berada di lapangan upacara Kabupaten Cirebon.

"Karena dalam suasana jiwa yang segar dan raga yang sehat, kita semua dapat hadir bersama, untuk menyelenggarakan satu upacara yang paling penting dalam kedudukan kita sebagai warga Negara Republik Indonesia, yaitu upacara peringatan HUT ke-78 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia," ujar Imron.

Imron mengungkapkan, bahwa pengorbanan yang dilakukan oleh para pahlawan syuhada pembela tanah air, berisikan amanat luhur kepada generasi penerus, agar momentum kemerdekaan dapat dipelihara dan diisi dengan aktivitas yang positif. 

"Tujuan utama kemerdekaan adalah terciptanya tatanan masyarakat yang maju dan sejahtera, kehidupan bangsa yang cerdas, serta membina perdamaian dan keadilan sosial dalam pergaulan dunia yang makin bersahabat sebagaimana yang termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945," kata Imron.

"Yang berisikan: melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia, yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial," lanjutnya.

Ia mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon untuk memberikan penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan,l. Maka, salah satu tindakan yang paling terpuji adalah melalui pengisian kemerdekaan dengan gerakan pembangunan.

"Strategi peningkatan kesejahteraan yang telah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon merupakan langkah yang tepat untuk bisa membawa masyarakat berada pada suasana kehidupan yang lebih sejahtera," sambung Imron.

Lebih lanjut, Imron mengatakan, kita sekarang yang berada di masa ini berkewajiban untuk melanjutkan perjuangan generasi pendahulu, sekaligus menanggung konsekuensi perjuangan yang sesuai dengan jamannya. 

"Mari kita hadapi berbagai hambatan, gangguan dan tantangan dengan memperteguh semangat untuk terus berjuang. Mari kita bahu-membahu dan bersama-sama bersatu dalam perbedaan dan melanjutkan perjuangan untuk menjadi bangsa yang terhormat, bangsa Indonesia," tambahnya.

"Mari kita susun kekuatan, agar kita dapat melangkah maju dan lebih maju untuk menyelesaikan pekerjaan rumah menuju cita-cita mewujudkan masyarakat sejahtera sesuai amanat kemerdekaan, yakni terselenggaranya kesinambungan sendi-sendi perekonomian, khususnya di Kabupaten Cirebon," pungkas Imron. (Hanin)

Tuesday, 15 August 2023

Pelantikan dan Penyampaian SK Pengangkatan PPPK Kementarian Agama

Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas pada kegiatan Pengangkatan, Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan PPPK Kementerian Agama.


FOKUS CIREBON, FC - Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas melantik 49.549 PPPK Kementerian Agama, baik pusat maupun daerah, Selasa, (15/8/2023).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Agama RI, Menteri PAN-RB, Kepala Badan Kepegawaian, para pejabat tinggi Pimpinan Madya Kementerian Agama, para Stafsus dan tenaga ahli menteri agama, para pejabat tinggi pimpinan pratama pusat dan daerah, Kepala satuan kerja pusat dan daerah dan seluruh peserta PPPK baik pusat maupun daerah, baik luring maupun darring.

Pada penyampaian SK tersebut, Sekjen Kementerian Agama, H Nizar Ali,  meminta kepada Menteri Agama untuk melantik para peserta P3K yang hadir dari seluruh Indonesia. Demikian juga selamat kepada seluruh peserta P3K  yang telah lulus, baik pusat maupun daerah yang akan dilantik dan diambil sumpah jabatannya, yakni kurang lebih ada sekitar 49 ribu P3K.

Disampaikan, sesuai dengan kebijakan pemerintah, pengadaan calon ASN formasi tahun 2022 diperuntukan bagi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau P3K. Berdasarkan keputusan Menteri PAN-RB Republik Indonesia No. 687 dan 974 tahun 2022 tentang penetapan kebutuhan pegawai aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Agama, dan Kementerian Agama mendapat alokasi 49.549 P3K. Penetapan formasi tersebut ditindaklanjuti dengan proses pengadaan P3K Kementerian Agama ya g dimulai sejak 20 Desember 2022 tahun lalu dan berakhir 15 Agustus 2023 yang ditandai dengan penyampai Surat Keputusan (SK) yang ditandai dengan pengangkatan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan. 

Sebagaimana arahan Menteri Agama, kata H Nizar Ali, bahwa kebijakan Menteri Agama untuk.pengadaan calon P3K, formasi tahun 2022, di khususkan, diperuntukan bagi pegawai non ASN yang telah mengabdi Kementerian Agama, baik guru non ASN maupun dosen non ASN, penyuluh agama non ASN, dan penghulu atau SDM KUA, hingga jabatan-jabatan fungsional lainnya yang selama ini diduduki oleh non ASN, untuk mengisi formasi P3K Kementerian Agama.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, H Nizar Ali, saat pembacaan SK PPPK Kementetian Agama. 


Ini merupakan langkah strategis Kementerian Agama, khususnya penyelesaian status kepegawaian non ASN, sebagaimana kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri PAN-RB dan ini merupakan sebuah upaya Kementerian Agama dalam memberikan penghargaan dan rekognisi kepada seluruh pegawai non ASN yang telah mengabdi selama ini dan terus berjuang di daerah-daerah untuk melaksanakan program Kementerian Agama, baik melalui bimbingan masyarakat maupun pendidikan yang bersentuhan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

"Kami sangat berterimakasih dan bersyukur kepada bapak Menteri Agama yang terus mengawal formasi ini," tutup Sekjen Kementerian Agama RI. 

Sementara itu, di IAIN Syekh Nurjati Cirebon ada 15 orang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), formasi tahun 2022, yang terdiri dari 9 orang dosen dan 6 orang tenaga kependidikan.  (Nurdin)






Monday, 14 August 2023

Lomba HUT RI Ke 78 di SD Negeri Pelandakan I, Semarak dan Meriah

 

FOKUS CIREBON, FC - Peringati Hari Kemerdekaan RI Ke 78, SD Negeri 1 Pelandakan, Kota Cirebon menggelar berbagai kegiatan lomba bagi para siswa. Suara riuh tepuk tangan dan kekaguman pun terus terlontar dari mulut teman-temannya saat mereka beradu kemampuan dalam lomba tersebut, Selasa, 15 Agustus 2023.

Menurut salah seorang guru setempat, permainan yang dilombakan di antaranya, estafet air, tiup balon, pukul air dan lainnya. jenis lomba ini sangat dimintai anak anak dari siswa kelas 1 hingga siswa kelas 6. 

"Semua ikut dan bergembira, inilah keceriaan anak anak siswa SD Negeri 1 Pelandakan saat mengisi dan memperingati Hari Kemerdekaan RI," katanya.

Lomba tiup balon

Hal senada disampaikan orang tua siswa, Nurhasanah, bahwa lomba HUT RI Ke 78 yang dilaksanakan pihak sekolah membuat siswa sangat ceria dalam mengikutinya. Satu sama lain saling berlomba memenangkan lomba tersebut, teriakan, tepuk tangan dan sorak sorai menghiasi kesemarakan lomba tersebut, sehingga suasana benar-benar menyenangkan.

"Lomba HUT RI Ke 78 di SD Negeri 1 Pelandakan bikin semua tertawa melihat keluguan, kelucuan dan semangat anak anak siswa sekolah yang gigih untuk memenangkan perlombaan. Demikian juga suasana serasa seperti dalam keluarga besar, karena semua menyatu baik guru, orang tua maupun siswa dalam lomba tersebut, wahh.. pokoknya benar-benar happy dan menyenangkan," katanya.



Sela, siswi SD Negeri Pelandakan 1, mengatakan lomba HUT RI Ke 78 ini diikuti oleh semua siswa. Semua bergembira dan berlomba untuk menjadi juara. 

"Saya sangat senang dan bangga menjadi siswi SD Negeri Pelandakan 1, Kepala Sekolah, guru-guru dan teman-teman di sekolah sangat baik dan perhatian kepada kami semua, terimakasih bapak, ibu guru," ujar Sela. (din) 


Prof Dr H Aan Jaleni M.Ag Sambut Baik Program Kolaborasi Antara IAIN Cirebon Dengan Universitas Islam Internasional Sultan Abdul Halim Muadzam Shah (UniSHAMS) Malaysia

FOKUS CIREBON, FC - Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag menyambut baik, bahkan sangat mendukung program kolaborasi penulisan antara IAIN Cirebon dengan Universitas Islam Internasional Sultan Abdul Halim Muadzam Shah (UniSHAMS) Malaysia. 

"Ini adalah semangat untuk meningkatkan publikasi internasional, yang kini terus dikejar oleh Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) IAIN Syekh Nurjati dan Fakultas Bahasa Arab Universitas Islam Internasional Sultan Abdul Halim Muadzam Shah (UniSHAMS) Malaysia," terang Prof Aan.

Keduanya, kata Prof Aan, telah menggelar short course dan program kolaborasi penulisan, sebuah inisiatif untuk merangsang produktivitas karya tulis mahasiswa. 

"Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Kerjasama dan Program International Lecturer Mobility yang diselenggarakan pada Mei 2023 lalu, yang memberikan peluang berharga bagi dosen dan mahasiswa untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan pengakuan internasional," paparnya.

Menurut Prof. Aan, langkah ini sangat strategis bagi IAIN Syekh Nurjati. Hal ini sesuai dengan semangat yang selalu digelorakan kita mengenai peningkatan keterampilan menulis dan upaya menjalin hubungan kerjasama dan serta publikasi internasional. 

Terutama sekali mengingat bahwa kualitas pendidikan tinggi harus mendukung kesiapan mahasiswa dan civitas akademika secara umum dalam menghadapi tantangan dunia global. 

Dr. Anwar Sanusi, M.Ag, Dekan FUA IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam kesempatan berbeda menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam mewujudkan visi pengembangan fakultas yang unggul dan berprestasi. 

Dr. Anwar menekankan bahwa FUA tengah berkomitmen kuat untuk mendorong pengakuan internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. 

Sementara itu, Short course kolaboratif dalam bidang penulisan ini dibuka secara resmi pada Senin (7 Agustus) oleh Dr. Mohd Syauqi Bin Arshad, Dekan Fakultas Bahasa Arab UniSHAMS, dan Wakhid Nashruddin, Ph.D., Wakil Dekan Fakultas Ushuludin dan Adab IAIN Syekh Nurjati. Dr. Mohd Syauqi Bin Arshad menunjukkan apresiasi terhadap inisiatif kolaborasi ini. 

Ia menggambarkan kelas penulisan ini sebagai bukti nyata kerjasama yang kuat antara dua universitas dalam meningkatkan kualitas dan jumlah publikasi mahasiswa. 

“Kolaborasi semacam ini mendorong kreativitas dan inovasi, serta membentuk keterampilan yang sesuai dengan perkembangan zaman,” tambahnya.

Sedang menurut Erfan Gazali, MSI, selaku Koordinator Program, bahwa Short Course ini akan berlangsung selama satu semester dari Agustus hingga Desember 2023. 

Program ini mencakup dua jenis penulisan, yaitu Penulisan Berbasis Riset dan Penulisan Sastra. Materi yang akan diajarkan oleh para mentor mencakup bahan dasar, keterampilan menulis, praktik menulis, serta penilaian dan evaluasi.

Pendapat senada diungkapkan oleh Wakhid Nashruddin, Ph.D., yang menggarisbawahi betapa pentingnya keterampilan menulis dalam dunia akademik dan profesional. Kolaborasi mahasiswa dari kedua universitas, yang memiliki beragam bakat dan perspektif, diharapkan dapat menghasilkan karya tulis bermutu dan bermakna.

Tidak ketinggalan, Erfan Gazali, MSI juga menambahkan bahwa angkatan pertama short course ini diikuti oleh 17 mahasiswa, terdiri dari 9 mahasiswa dari UniSHAMS dan 8 mahasiswa dari BSA IAIN Syekh Nurjati. 

Mentor yang terlibat berjumlah 9 orang dosen, terdiri dari 6 dosen BSA dan 3 dosen UniSHAMS. Rencananya, proses pembelajaran akan mencakup pemaparan materi, pendampingan penulisan, proses editing, hingga penerbitan buku dengan ISBN dan artikel di jurnal-jurnal terakreditasi pada tanggal 18 Desember 2023, yang bertepatan dengan peringatan Hari Bahasa Arab Sedunia.

Salah satu peserta program, Sharifah Farhana Al Edruce Binti Wan Saed, dari UniSHAMS, mengungkapkan pentingnya peluang ini dalam memahami dan menerapkan pendekatan baru dalam menulis. 

Dalam kolaborasi dengan mahasiswa BSA IAIN Syekh Nurjati, ia merasa bahwa ini akan memberikan wawasan baru dan melengkapi sudut pandangnya, sambil mengasah bakat menulisnya. 

“Saya merasa beruntung bisa mendapatkan arahan dari mentor yang berasal dari dua negara dengan reputasi dalam publikasi ilmiah internasional dan terindeks Scopus. Saya ingin menghasilkan artikel jurnal berkualitas,” tutupnya dengan semangat.

Semangat kolaborasi lintas batas dan dorongan untuk meningkatkan kualitas publikasi internasional kian tampak di Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) IAIN Syekh Nurjati. Kegiatan ini tak hanya sebagai tindak lanjut program sebelumnya, namun juga sebagai bukti nyata bahwa kerjasama lintas negara dapat menghasilkan karya-karya unggul yang memberi nilai tambah pada pendidikan tinggi dan masyarakat secara keseluruhan.

Inisiatif semacam ini tak hanya memupuk kreativitas, tetapi juga menunjukkan komitmen dalam menghadapi perubahan zaman yang terus bergerak cepat. Kolaborasi ini melahirkan semangat untuk menulis, menggali gagasan, dan berbagi pengetahuan. 

Dengan demikian, short course dan kolaborasi penulisan ini bukanlah sekadar acara, melainkan juga jembatan menuju masa depan pendidikan yang lebih gemilang dan berdaya saing di tingkat internasional. 

Semoga kerja sama semacam ini terus bersemi dan menghasilkan buah-buah yang tak terduga, menerangi jalan mahasiswa dalam mengejar pengetahuan dan eksplorasi di era global ini. (din)

F-EBI IAIN Cirebon Gelar Kegiatan Bimbingan Teknis Penulisan Jurnal Ilmiah Nasional dan Internasional

FOKUS CIREBON, FC - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (F-EBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Penulisan Jurnal Ilmiah Nasional dan Internasional Bagi Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon selama dua hari yakni hari Senin sampai dengan Selasa tanggal 14-15 Agustus 2023, bertempat di aula pertemuan LPM lantai 3.

Kegiatan dihadiri oleh Dr. H. Didi Sukardi, M. H (Dekan F-EBI), unsur pimpinan FEBI, staf jurusan dan tamu undangan. Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber yang berpengalaman dibidang jurnal yakni Prof. Wiwiek Rabiatul Adawiyah, M. Sc., Ph.D dan Dr. E. Suharno, SE., M. Si. selaku ketua panitia Syaeful Bakhri, SE., M.Si. Senin-Selasa (14-15/08/2023)

Ketua Pelaksana dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan SDM di FEBI yakni terkait penulisan jurnal ilmiah bereputasi bagi dosen, semoga peserta bisa menyerap pengalaman narasumber dan bisa meningkatkan dalam penulisan jurnal bereputasi nasional dan internasional.

Sementara itu, Dekan F-EBI, Dr. H. Didi Sukardi, M. H dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud dari tanggungjawab Tridharma perguruan tinggi yakni penelitian kepada masyarakat yang terpublikasi, dan juga sangat membantu jabatan fungsional sebagai dosen untuk karirnya.

Dekan berharap peserta bisa menyerap pengalaman narasumber sehingga bisa menyelesaikan penulisan jurnal sampai dipublikasi sehingga bisa bermanfaat bagi dosen, jurusan, fakultas dan institut. 

"Ini adalah kegiatan bimbingan teknis penulisan jurnal ilmiah nasional dan internasional bagi dosen fakultas ekonomi dan bisnis islam Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon," katanya. (din)

Saturday, 12 August 2023

1.766 Pelajar Tingkat SMP di Kabupaten Cirebon Ikuti Lomba Bintang Pelajar

 

KABUPATEN CIREBON - Sebanyak 1.766 pelajar dari sekolah tingkat SMP di Kabupaten Cirebon mengikuti kegiatan lomba bintang pelajar, yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon.

Dari jumlah 1.766 peserta, tersaring sebanyak 176 siswa yang berhak masuk kedalam grand final Lomba Bintang Pelajar, yang diselenggarakan di Pendopo Bupati Cirebon, Jum'at (11/8/2023).

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, bahwa kegiatan perlombaan keilmuan seperti ini bisa mendorong para pelajar untuk lebih giat lagi dalam belajar.

Hal tersebut dikarenakan, para pelajar bisa merasakan secara langsung terkait pemahaman keilmuan yang dimiliki oleh masing-masing peserta.

"Para pelajar jadi lebih sadar bahwa ternyata banyak saingannya. Sehingga, bisa memacu mereka untuk meningkatkan belajarnya," ujar Imron.

Dirinya berharap, perlombaan ini bisa menyaring siswa-siswa yang berprestasi, khususnya untuk tingkat SMP di Kabupaten Cirebon.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Ronianto menuturkan, bahwa perlombaan ini merupakan salah satu bentuk inovasi pembelajaran bagi para siswa.

Dalam perlombaan ini juga, para siswa bisa bersilaturahmi dengan sekolah-sekolah lainnya, sehingga bisa menjalin pertemanan yang baik. Ini juga menjadi salah satu upaya mencegah adanya tawuran antar pelajar.

"Biasanya hanya berinteraksi dengan rekan sekolah sendiri, sekarang bisa bertemu dengan siswa dari sekolah lain," kata Roni.

Untuk pelaksanaannya, kegiatan ini diawali dengan seleksi yang dilaksanakan di masing-masing sub rayon. 

Jumlah keseluruhan peserta, yaitu berjumlah 1.766 siswa. Namun, setelah adanya seleksi, hanya sebanyak 176 siswa yang masuk grand final.

"Kegiatan perlombaan ini hanya sampai di level kabupaten saja," jelas Roni. (Ara)

Bupati Imron Dukung Lahirnya Bibit Baru Pedangdut dari Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON -- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri acara Grand Final Festival Dangdut ke-2 Kabupaten Cirebon di Pendopo Bupati Cirebon, Sabtu (12/8/2023).

Acara tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Dalam sambutannya, Imron menyebutkan, Festival Dangdut merupakan cara untuk menemukan bibit-bibit baru pedangdut dari seluruh wilayah Kabupaten Cirebon, agar bisa eksis hingga kancah internasional. 

"Pemerintah Kabupaten Cirebon akan mendukung pelaku musik dangdut untuk dapat berkembang dan berkreasi, agar bisa mengharumkan nama daerah, baik di ajang tingkat nasional bahkan internasional," kata Imron. 

Menurut Imron, musik yang mulai populer pada tahun 1970 ini merupakan salah satu genre musik paling banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Bahkan, kepopulerannya itu dirasakan di beberapa negara. 

Dalam perkembangannya, syair lirik dangdut tidak hanya menceritakan tentang romantisme, melainkan membahas isu sosial hingga syiar agama. 

"Karakter dangdut yang dinamis, membuatnya bisa dipadukan dengan genre musik lainnya. Karena itu, saat ini kita dapat mendengar jenis dangdut yang lebih kekinian yang digabungkan dengan musik elektronik," ujar Imron. 

"Kalau di luar negeri mempunyai genre musik, seperti rock, jazz, blues, country dan lain sebagainya. Maka, Indonesia harus bangga memiliki genre musik yang membanggakan, karena kepopulerannya sampai ke mancanegara, yaitu dangdut," imbuhnya. 

Untuk mendukung perkembangan musik tersebut, kata Imron, Pemerintah Kabupaten Cirebon akan terus memfasilitasi bakat para generasi muda untuk menjadi penyanyi dangdut, dan sebagai wadah bagi para pemuda untuk menyalurkan berbagai kegiatan positif. 

Hal itu sesuai dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Cirebon, yakni memajukan sektor pariwisata, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan industri kreatif. 

"Pasca pandemi, ekonomi Kabupaten Cirebon harus pulih. Kami berharap, kegiatan ini menjadi agenda tahunan Kabupaten Cirebon," harap Imron. 

Ketua DPC Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia (PAMMI) Kabupaten Cirebon, Hasan Khand menuturkan, Festival Dangdut ke-2 Kabupaten Cirebon digelar untuk mengarahkan minat dan bakat generasi muda di Kabupaten terhadap musik dangdut. 

Dalam babak grand final ini, lanjut Hasan, ada 20 peserta yang akan bersaing untuk merebutkan posisi sebagai juara Festival Dangdut ke-2 Kabupaten Cirebon. 

"Kami mengerahkan muda-mudi di Kabupaten Cirebon yang memiliki kecintaan terhadap musik dangdut menjadi seseorang yang profesional. Tentunya, ini juga membanggakan Kabupaten Cirebon," tutup Hasan. (Olan)

Mahasiswa KKN Tematik UPI Sukseskan Kegiatan Open Tournament Mahesa Ageng Cup 2023

FOKUS CIREBON, FC - Mahasiswa KKN Tematik Universitas Pendidikan Indonesia Bantu Menyukseskan Kegiatan Open Tournament Mahesa Ageng Cup 2023 di Hari Pertama Bersama Karang Taruna Desa Bode Lor.

Open Tournament Mahesa Ageng Cup 2023 yang dilaksanakan di lapangan bola voli Al-Mu’tamar, Desa Bode Lor, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon pada hari sabtu 12 agustus dan minggu tanggal 13 Agustus 2023, merupakan pertandingan antar tim bola voli yang diadakan oleh Karang Taruna Desa Bode Lor. 

Pertandingan bola voli ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya sebagai bentuk merayakan hari kemerdekaan negara Indonesia dan juga untuk mengasah kemampuan atlet-atlet cabang olahraga bola voli.

Pertandingan bola voli ini resmi dibuka pada hari sabtu pagi oleh H. Rofii selaku Kuwu Desa Bode Lor. 

Kegiatan pembukaan pertandingan sangatlah menarik perhatian para penonton karena dilakukannya servis awal oleh Bapak H. Rofii, sebagai bentuk simbolis bahwa pertandingan bola voli ini secara resmi dibuka. 

Open Tournament Mahesa Ageng Cup 2023 ini sangatlah meriah karena bukan hanya tim bola voli di daerah Bode Lor saja yang ikut bertanding, bahkan beberapa tim elit dan tim dari luar Kabupaten Cirebon pun ikut bertanding pada event ini. Total keseluruhan 24 tim yang ikut bertanding pada event ini.

Total hadiah pada Open Tournament Mahesa Ageng Cup 2023 sebesar 25 juta rupiah, juara 1 mendapatkan 12 juta rupiah, juara 2 mendapatkan 7 juta rupiah, juara 3 mendapatkan 4 juta rupiah dan juara 4 mendapatkan 2 juta rupiah. Event ini mendapatkan lebih dari 10 sponsor untuk menyukseskan pertandingan. Coklat Kita merupakan salah satu sponsor utama pada event ini.

Sebuah kebanggaan bagi mahasiswa KKN Tematik Universitas Pendidikan Indonesia dapat membantu untuk menyukseskan acara Open Tournament Mahesa Ageng Cup 2023. 

Mahasiswa KKN UPI membantu dalam mendekorasi lapangan bola voli seperti; pengecatan kembali lapangan, pemasangan banner sponsor, pemasangan pembatas, pengamanan sekitar lapang, dan pembelian tiket bagi pengunjung yang datang menonton. 

Bagi yang ingin menonton Open Tournament Mahesa Ageng Cup 2023 ini dikenakan biaya sebesar 5 ribu rupiah bagi anak-anak sedangkan 10 ribu rupiah bagi dewasa mendapatkan 1 botol air mineral dan rokok bagi penonton yang sudah lebih dari 17 tahun keatas.

Masyarakat di sekitar desa Bode Lor juga sangat mendukung dengan diadakannya Open Tournament Mahesa Ageng Cup 2023. Penonton pertandingan bola voli ini tidak mengenal usia, baik anak-anak, remaja, dewasa, bahkan lansia sangat antusias ketika menonton.

“Pertandingan bola voli hari ini sangat seru dan tiket masuknya juga murah hanya 10 ribu rupiah sudah dapat tempat duduk, air mineral dan rokok juga. Pemainnya juga keren-keren, tinggi sportifitas. Saran untuk panitia dan juga tim bola voli, sebaiknya lebih sigap untuk memulai pertandingan selanjutnya agar penonton tidak menunggu terlalu lama,” ujar Kelvin.

Hasil Pertandingan Hari Pertama Open Tournament Mahesa Ageng Cup 2023: Pertandingan ke-satu: VB SPILA (2) vs VB MARBRS (0). Pertandingan ke-dua : VB Lemah Duwur (2) vs VB Ardzan Sport (0). Pertandingan ke-tiga : VB IVOKA (1) vs VB Warung Oye (2). Pertandingan ke-empat : VB PEMDES Bode Lor (2) vs VB Andi and Friend (0). Pertandingan ke-lima : VB Abrasi (2) vs VB Ranggajati (0). Pertandingan ke-enam : VB Mahesa Ageng (2) vs VB Seduluran (0). Pertandingan ke-tujuh : VB RJM Budiman Stoone (2) vs VB Rajawali (0). Pertandingan ke-delapan : VB Pakarjaya (2) vs VB Hercules (1).

Untuk pertandingan selanjutnya akan dilanjutkan di hari minggu tanggal 13 agustus 2023. (Nisa)

Bersama Karang Taruna, Mahasiswa KKN UPI, Meriahkan Tournamen Bola Voly di Desa Bode Lor

Ilustrasi


FOKUS CIREBON, FC Mahasiswa KKN Tematik Kelompok Desa Bode Lor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ikut memeriahkan acara Turnamen Bola Voli Mahesa Ageng Cup yang diadakan oleh Karang Taruna desa Bode Lor, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon. 

Ketua Karang Taruna desa Bode Lor, Tedi, dalam diskusinya pada hari Senin (07/08) menjelaskan, pihak desa terutama Karang Taruna sangat berterimakasih dan sangat mengapresiasi kepada mahasiswa KKN yang bersedia menjadi relawan untuk menyukseskan acara Open Tournament Bola Voli Mahesa Ageng Cup.

"Turnamen bola voli ini memang setiap tahun diadakan. Partisipan dari turnamen ini merupakan tim voli perwakilan desa bahkan dari luar kabupaten juga ikut berpartisipasi mengirimkan tim volinya ke Open Tournament ini," terangnya.

Tedi berharap dengan diadakan turnamen ini, bisa terbangun sportivitas yang lebih kuat sehingga memotivasi pemain untuk bisa bermain secara sportif di lapangan. 

"Karena mendekati hari Kemerdekaan Indonesia jua, Tournament ini juga sebagai kegiatan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia," ujarnya.

Mahasiswa KKN Universitas Pendidikan Indonesia, bersama-sama menyukseskan acara mulai dari pembersihan area lapangan, pengecatan kembali lapangan sesuai dengan desain yang telah ditentukan, pemasangan jaring pembatas, pemasangan banner sponsor, dan ikut serta pada bagian logistik, pengamanan, dan administrasi pembelian tiket pengunjung yang datang menonton.

Turnamen ini dilaksanakan pada tanggal 12-13 Agustus 2023 di Lapangan bola voli Al-Mu'tamar, desa Bode Lor.

Harapan dari beberapa perangkat desa yaitu dapat terus mengadakan Open Tournament Bola Voli setiap tahunnya secara konsisten dan memperbanyak partisipan yang ikut dalam Tournament ini. (Ara)

Friday, 11 August 2023

Promosikan Kabupaten Cirebon, Film SISKA Karya Prokompim Siap Tayang di Bioskop

 


KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon melakukan terobosan baru dengan mengenalkan wilayahnya dalam sebuah film. Film besutan Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah (Prokompim) Kabupaten Cirebon ini akan tayang di bioskop pada 23 Agustus 2023 mendatang.

Film berjudul SISKA ini, diambil dari salah satu judul lagu dari Rumput Laut Band. Bahkan, cerita film SISKA sendiri diambil dari kisah nyata salah satu personil Rumput Laut Band yang notabene asli warga Kabupaten Cirebon, tepatnya Arjawinangun.

Kepala Bagian Prokompim Kabupaten Cirebon, Faisal Amir, S.STP., MM selaku produser mengatakan, bahwa film ini merupakan bagian dari kegiatan rutin yang memang sudah dilakukan. Namun kali ini, kemasannya berbeda dengan yang biasanya.

"Biasanya kan, kegiatan Prokompim publikasinya melalui media sosial, Youtube dan media massa. Nah, sekarang kita kemas dengan film," kata Faisal saat melakukan konferensi pers di Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Jum’at (11/8/2023).

Ia menjelaskan, film ini sengaja dibuat untuk memperkenalkan Kabupaten Cirebon secara luas di masyarakat. Bahkan, semua pemain dan lokasi pengambilan gambar sendiri semuanya berasal dari Kabupaten Cirebon.

"Semua pemain asli orang Kabupaten Cirebon, lokasinya juga di salah satu desa wisata yang ada di Kabupaten Cirebon," ujar Faisal.

Masih kata Faisal, dalam film SISKA banyak pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak muda. Menurutnya, selama ini pergaulan anak-anak muda lebih banyak negatifnya ketimbang positifnya. Sehingga, film ini juga bercerita tentang anak muda yang ikut-ikutan menjadi geng motor.

"Perilaku geng motor memang sangat meresahkan, sehingga dengan film ini, diharapkan para orang tua bisa mendidik anaknya dengan baik. Karena, anak-anak ini nantinya menjadi generasi penerus kepemimpinan kedepan," katanya.

Lebih lanjut, Faisal mengatakan, pada film SISKA juga Bupati Cirebon dan Wakil Bupati Cirebon ikut berperan. Hal tersebut dilakukan, karena ini merupakan media publikasi Prokompim yang dikemas menjadi sebuah film.

"Pak Bupati berperan sebagai kuwu atau kepala desa, sedangkan Ibu Wakil Bupati berperan sebagai kepala sekolah," lanjutnya.

Disinggung soal mengapa mengambil judul film SISKA, Faisal menjelaskan, selain diambil dari kisah nyata dari sebuah judul lagu Rumput Laut Band, yang notabene band tersebut juga memiliki fans yang cukup banyak.

"Fans Rumput Laut Band cukup banyak, bahkan lagu SISKA juga viral, banyak orang yang mendengarkan. Sehingga setidaknya, ketika kita membuat film dengan judul tersebut bisa lebih menarik penonton dan kita bisa mengenalkan sekaligus mempromosikan Kabupaten Cirebon itu sendiri," jelas Faisal.

Terkait anggaran, lanjut Faisal, pembuatan film SISKA tidak menghabiskan anggaran yang banyak, seperti halnya pembuatan film yang profesional. Bahkan, pihaknya mendapatkan beberapa support dari berbagai pihak, baik materi maupun tenaga.

"Untuk anggaran Rp45 juta dari Prokompim, ada tambahan dari sponsor sebesar Rp25 juta, jadi total Rp70 juta. Kami juga dibantu oleh Dapur Film yang dimiliki Hanung Bramantyo untuk bisa tembus ke bioskop," tambahnya.

Dari film tersebut, pihaknya menargetkan penjualan 500 ribu tiket. “Kita targetkan 500 ribu tiket, kalau dalam dua hari antusiasme penonton membludak, film SISKA bisa ditayangkan di bioskop-bioskop di seluruh Indonesia," sambungnya.

Di tempat yang sama, Kepala BKAD Kabupaten Cirebon, Sri Wijayawati mengatakan, pihaknya menyambut baik inovasi yang dilakukan oleh Prokompim dalam mengenalkan Kabupaten Cirebon melalui film. 

Selama ini, promosi yang dilakukan hanya sebatas di media massa dan media sosial, kini dengan ditayangkan di bioskop. "Ini inovasi yang cukup bagus, saya juga kaget, pembuatan film ini anggarannya kecil," ujarnya.

Ia berharap, dari film tersebut bisa melakukan kerjasama agar bisa menghasilkan pendapatan untuk Pemerintah Kabupaten Cirebon.

"Mudah-mudahan nanti bisa kerjasama dan bisa menghasilkan PAD dari film tersebut," harapnya. (din)

Mahasiswa KKN IAIN Cirebon Bangga, Sindangheula Menjadi Penghasil Kopi Robusta

FOKUS CIREBON, FC - Sindangheula adalah desa yang terletak di Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sindangheula memiliki topograpi bukit dan kawasannya berbatasan langsung dengan hutan. 

“Selain memiliki pemandangan alam yang indah dengan pesona curug tonjong yang sangat menarik untuk dikunjungi, sindangheula juga termasuk penghasil kopi Robusta yang sejak dulu menjadi keunggulan Desa Sindangheula,” kata Izzul Munna, Mahasiswa KKN di sana. 

Izzul Munna mengatakan, salah satu produk kopi robusta Sindangheula adalah kopi B’heula dan Kopi Karuhun yang terletak di Dusun Sindangsari. 

Menurut Izzul, sangat disayangkan jika desa yang memiliki potensi  bagus tapi tidak dikembangkan.  

“Masyarakat  masih semangat menjaga dan melestarikan kekayaan alam sekaligus melanjutkan warisan nenek moyang,” ungkapnya.

Demikian juga menurut Riki, pengelola kopi karuhun, awalnya roasting kopi ini hanya menggunakan wajan dan proses roastingnya sekitar 2 jam lebih. 

“Seiring waktu berjalan alat untuk roasting kopi ini beralih menggunakan roasting manual yang memakan waktu lebih sedikit. Kini,alat untuk roasting kopi ini sudah menggunakan mesin roaster yang lebih canggih,” ujarnya.

Sebagai pengusaha kopi lokal, Riki tentunya memiliki berbagai masalah yang ada, seperti sertifikasi halal yang belum terbuat sehingga jangkauan pemasarannya belum luas dan terbatas.

“Harapannya, pemerintah bisa membantu terkait dengan perizinan sertifikasi halal agar mempermudah pemasaran dan tentunya kopi lokal sindangheula ini semakin banyak peminatnya,” terangnya.

Sementara itu, Daddy Suparman selaku Kepala Desa Sindangheula sangat mengapresiasi warganya untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas kopi robusta Sindangheula sehingga bisa membantu ekonomi warga. (din)

Thursday, 10 August 2023

Kolaborasi BSA IAIN Cirebon dengan BSA UniSHAMS Malaysia Tingkatkan Kualitas Menulis Mahasiswa

FOKUS CIREBON, FC - Semangat kolaboratif antar universitas, para mentor dari Jurusan Bahasa dan Sastra Arab IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan Fakultas Bahasa Arab, Universitas Islam Intenasional Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS), Malaysia, melaksanakan pertemuan daring pada kamis 10 Agustus 2023 untuk merencanakan teknis pendampingan dalam pelaksanaan program “Kelas Menulis Kolaboratif”. 

Pertemuan strategis ini diadakan sebagai tahap persiapan yang penting sebelum dimulainya program yang diharapkan akan memperkaya keterampilan menulis mahasiswa dari kedua institusi.

Kelas Menulis Kolaboratif ini merupakan inisiatif berdampak tinggi yang melibatkan mahasiswa dari berbagai jurusan dalam sebuah lingkungan belajar yang saling memberi inspirasi. 

Dengan para mentor  yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam bidang penulisan, program ini bertujuan untuk melampaui batas-batas institusi dan mendukung pertukaran ide yang produktif.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh para mentor dari kedua universitas, mereka membahas rencana program, kurikulum, serta pendekatan pengajaran yang akan digunakan. 

Diskusi pun difokuskan pada cara terbaik untuk membimbing mahasiswa dalam memahami struktur penulisan yang efektif, pengembangan gagasan yang kuat, dan penggunaan bahasa yang tepat.

Rijal Mahdi, MA yang merupakan salah satu mentor dari BSA IAIN Syekh Nurjati Cirebon, berharap bahwa melalui pendekatan kolaboratif ini, para mahasiswa akan merasakan manfaat dari paparan kepada sudut pandang beragam. 

"Ini akan membantu mereka tidak hanya mengembangkan keterampilan menulis, tetapi juga membuka pikiran mereka untuk pandangan-pandangan baru,” jelasnya.

Sementara itu, Dr. Mohammad Zaki bin Mustafa Masoh, dosen dari UniHAMS, menambahkan, kolaborasi antar universitas dalam program ini memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar tentang tantangan dan peluang dalam dunia penulisan di era global seperti sekarang.

"Pertukaran ide dengan teman-teman dari universitas mitra adalah pengalaman yang tak ternilai harganya,” terangnya.

Pertemuan ini juga menjadi kesempatan bagi para mentor untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pembelajaran menulis. 

Mereka bertukar pandangan tentang strategi evaluasi, memberikan umpan balik yang efektif, dan merancang aktivitas yang akan menghidupkan suasana kelas dengan interaksi yang kaya dan dinamis.

Dengan semangat yang dihasilkan dari pertemuan ini, para mentor dan dosen berkomitmen untuk memberikan pengalaman pembelajaran menulis yang menginspirasi dan membuka jalan bagi kolaborasi lebih lanjut antara kedua universitas.

Program Kelas Menulis Kolaboratif yang akan datang diharapkan akan menjadi langkah menuju peningkatan kualitas penulisan mahasiswa dan pengembangan kreativitas lintas batas. (din)

Wisata Kura-kura Belawa Akan Dikembangkan Menjadi Wisata Edukasi

 

KABUPATEN CIREBON -- Kelompok Sadar Wisata Kuya Asih Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon menggelar sejumlah lomba dan kegiatan untuk mengenalkan wisata konservasi kura-kura tersebut kepada masyarakat yang lebih luas.

Tempat wisata ini rencananya akan lebih dikembangkan menjadi wisata edukasi, yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh para pengunjung, terutama pelajar agar bisa mendapatkan pengetahuan secara langsung.

“Sehingga pengetahuan tersebut bukan hanya melalui buku saja, tapi bisa diperoleh secara langsung,” ujar Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE., M.Si, Kamis (10/8/2023).

Ayu, sapaan akrab Wabup Cirebon, juga mendukung kegiatan lomba karaoke yang sedang dilaksanakan oleh pengelola wisata Kuya Asih ini. 

Menurutnya, untuk menarik animo masyarakat agar berkunjung, memang butuh digelar sejumlah kegiatan, salah satunya melalui lomba karaoke ini.

Selain itu, ia juga mendorong kepada pengelola wisata agar bekerjasama dengan instansi pendidikan, untuk bisa mengenalkan tempat wisata yang akan dikembangkan menjadi tempat wisata edukasi ini. 

“Saya sangat mendukung apa yang dilakukan oleh Pak Kuwu dan juga pengelola Wisata Kuya Asih ini, yaitu menyelenggarakan kegiatan untuk menarik minat masyarakat berkunjung,” kata Ayu.

Ayu menyebut, saat ini di Kabupaten Cirebon, terdapat sejumlah lokasi wisata. Bukan hanya wisata religi saja, namun juga terdapat destinasi wisata kuliner, sejarah, belanja, alam dan lainnya. Salah satunya, yaitu Wisata Kuya Asih ini.

“Disini, merupakan bagian dari wisata alam dan edukasi,” ujar Ayu.

Ia juga menambahkan, bahwa pihaknya sudah menetapkan sebanyak 22 desa wisata di Kabupaten Cirebon. Ia juga menuturkan, bahwa pihaknya sudah berkomitemen untuk memberikan bantuan dana untuk mendukung pengembangan di desa wisata tersebut.

“Anggarannya sudah ada, namun memang kalau tidak salah, baru 6 desa yang sudah dicairkan,” sambung Ayu.

Sementara itu, Kuwu Desa Belawa, Deni Kusuma menuturkan, pihaknya terus berusaha untuk menggelar kegiatan di tempat wisata Kuya Asih ini. Hal ini bertujuan, untuk bisa mengenalkan tempat wisata ini kepada masyarakat luas. 

Sebelum dilaksanakan perlombaan karaoke pada hari ini, pihaknya juga sudah menyelenggarakan lomba menggambar, yang diikuti oleh sejumlah siswa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Cirebon. 

Pihaknya juga mengungkapkan, bahwa wisata Kuya Asih ini bukan hanya akan fokus pada konservasi kura-kura saja, namun akan ditambah fasilitas edukasi lainnya. “Nanti akan kita buat taman lalu lintas juga,” singkat Deni. (Aisyah)

Mendapatkan Izin dari Kemendagri, Bupati Imron Lantik Dua Pejabat Disdukcapil

 

KABUPATEN CIREBON -- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag melantik Pejabat Administrator di lingkup Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon. 

Pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut, yakni Sekretaris Disdukcapil yang dijabat oleh Juju Juhariah, SAP., M.A.P dan  Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil dijabat oleh Saripah,  SE., M.Si.

Pelantikan tersebut disaksikan oleh para pejabat Eselon II serta perwakilan Forkopimda dan dilangsungkan di Pendopo Bupati Cirebon, Jum'at (11/8/2023), 

Bupati Imron mengatakan, pengambilan sumpah dan pelantikan ini telah mendapatkan keputusan dari Menteri Dalam Negeri tentang Pengangkatan dalam Jabatan Administrator selaku Sekretaris dan Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil Kabupaten Cirebon. 

"Yang baru dilantik, agar bisa lebih meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan yang berlandaskan pelayanan prima menuju Indonesia Maju," ujar Imron.

"Serta meningkatkan aspek kinerja, dalam rangka menuntaskan perekaman dan pencetakan KTP elektronik, penyajian data kematian penduduk yang akurat, pemutakhiran data pensiunan anggota TNI/Polri, serta pemutakhiran status data penduduk kawin di bawah 17 tahun," tambahnya.

Ia juga meminta kepada pejabat yang baru dilantik, agar segera menyesuaikan diri serta melakukan adaptasi. 

"Pelajari dan pahami terhadap tugas pokok dan fungsi jabatan, serta bangun koordinasi, komunikasi dan kerjasama efektif secara berjenjang, baik dengan pimpinan ataupun dengan atasan," pesan Imron.

"Serta laksanakan tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab, layani masyarakat dengan baik, patuhi aturan yang berlaku," imbuhnya.

Imron berharap, agar para pejabat Disdukcapil harus memiliki data yang akurat. Pasalnya, ini menyangkut program pemerintah, baik pusat maupun daerah.

"Saya ingin program pemerintah tepat sasaran, jangan sampai tidak. Karena banyak masyarakat mengeluh tidak mendapatkan bantuan, karena datanya tidak ada," tandasnya. (Ara)

Dr. Naeila Rifatil Muna Berhasil Meraih Gelar Doktor di Bidang Ilmu Psikologi

FOKUS CIREBON, FC - Kabar gembira kembali datang dari kampus IAIN Cirebon. Di mana sebuah prestasi diraih dengan kesuksesan yang gemilang. Ini menjadi sebuah tonggak sejarah yang diukir dalam dunia akademis Indonesia saat Sekretaris Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Naeila Rifatil Muna, berhasil meraih gelar Doktor di bidang Ilmu Psikologi. 

Prestasi gemilang ini diraih setelah Dr. Naeila mempertahankan disertasinya berjudul “Konstruksi Instrumen Spesifik Genuine Tet (SAGeT) untuk Identifikasi Masalah Atensi pada Anak dengan Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (Studi terhadap Siswa Sekolah Dasar di Bandung)” dalam sidang terbuka yang digelar pada Kamis, 10 Agustus 2023.

Sidang bersejarah ini berlangsung di ruangan konferensi Fakultas Psikologi Universitas Padjajaran, Jatinangor. Dr. Naeila menghadirkan instrumen SAGeT yang merupakan hasil penelitiannya sebagai bukti inovatif dalam bidang psikologi. Instrumen ini memiliki potensi besar untuk menjadi alat yang berguna bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Dalam pemaparannya, Dr. Naeila menjelaskan bahwa nama “SAGeT” sendiri memiliki makna korelasi dengan bahasa Jawa yang mengartikan “mampu” atau “sanggup”. 

Hal ini mencerminkan esensi instrumen yang dibuat untuk membantu anak-anak melewati tantangan dan membangun kapasitas mereka.

Prof. Juke Roosjati Siregar, ketua tim promotor, saat menyampaikan ucapan selamatnya kepada Dr. Naeila mengungkapkan betapa berharganya temuan ini. Selain itu, tim promotor yang terdiri dari R. Urip Purwono, Ph.D dan Dr. Ratna Jatnika, dengan antusias mendorong Dr. Naeila untuk mematenkan inovasinya ini, mengakui nilai signifikan yang dimiliki oleh instrumen SAGeT.

Dukungan tulus juga mengalir dari para penguji yang hadir dalam sidang tersebut. Dr. Naeila berhasil menarik perhatian dengan dalil-dalil yang kuat dan solusi yang ditawarkan dalam disertasinya. 

Salah satu poin penting yang diungkapkan dalam penelitian Dr. Naeila adalah tentang urgensi memberikan perhatian pada masa depan anak-anak yang menghadapi Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH).

Keberhasilan Dr. Naeila ini dianggap sebagai langkah monumental dalam dunia pendidikan dan kesejahteraan anak-anak berkebutuhan khusus. 

Di lokasi yang berbeda Dekan FUA, Dr. Anwar Sanusi mewakili seluruh Civitas Akademika FUA menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan untuk Dr. Naeila Rifatil Muna atas dedikasinya dalam memajukan pengetahuan psikologi dan kesejahteraan anak-anak. 

Semoga cita-cita dan niat baik yang telah dia tanamkan dapat terus berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat di masa yang akan datang. (din)

Wednesday, 9 August 2023

Mahasiswa KKN-MI 118 IAIN Cirebon Tutup Kegiatan KKN dengan Menggelar Kegiatan FGD

FOKUS CIREBON, FC -Mahasiswa Kuliah kerja Nyata Mandiri Inisiatif (KKN-MI) 118 IAIN Syekh Nurjati Cirebon 2023 mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD), dengan materi membahas sejarah, seni, dan budaya Desa Mertasinga, Kamis, (10/08/2023).

Acara ini dihadiri oleh kepala desa beserta perangkat desa, pemangku adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda pemudi dan sebagian masyarakat Desa Mertasinga. Acara pun berjalan lancar dan berdiskusi hangat untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

"Hari ini merupakan hari perpisahan  sekaligus laporan selama 40 mahasiswa KKN di Desa Mertasinga, Kami bangga bisa belajar bersama masyarakat Desa Mertasinga sehingga banyak wawasan baru yang kami dapat, terbukti dengan FGD hari ini ksmi mengangkat sejarah, seni, dan budaya Desa Mertasinga yang mana banyak dan beraneka ragam. Selain sebagai bentuk laporan kami, FGD ini diharapkan dapat mengangkat Desa Adat Mertasinga yang ada satu-satunya di jalur pantura," ujar Ketua Kelompok 188, Muhammad Farhan.

Syaeful Badar MA, selaku DPL Kelompok 118 berpamitan untuk membawa kembali mahasiswa ke tempat belajarnya (kampus). Badar mengucapkan terima kasih atas penerimaan dan bimbingan masyarakat mahasiswa yang sudah menyelesaikan tugasnya. 

Badar juga berharap dengan hadirnya mahasiswa bisa dijadikan media penggerak terwujudnya desa adat Mertasinga, hal ini akan berlanjut sehingga mendekati kata sempurna. 

Sementara pemangku adat setempat,  mengapresiasi mahasiswa yang mau berlatih nari dan mengangkat kembali sejarah, seni, dan budaya lokal Desa Mertasinga. Ia juga memberikan spoiler akan pembentukan Lembaga Adat Desa.

Kepala Desa Mertasinga, Nurlaela dalam sambutannya berpesan pertahankan kekompakan, kesopanan, dan pahami karakter orang.

"JIka diterapkan secara berkelanjutan insya Allah apapun akan lancar tanpa kendala. dan saya mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah aktif mengikuti kegiatan-kegiatan yang ada di Desa Mertasinga," katanya.

Sementara FGD yang dimoderatori oleh Hanifah Amini, menghadirkan Zahra Salsabila sebagai pembicara dan menjelaskan terkait sejarah dan situs-situs yang ada di Desa Mertasinga. 

Sedangkan  Muhammad Farhan membahas terkait Kesenian Lokal dan Misbahul Munir  membahas adat atau tradisi kebudayaan.

"Alhamdulillah pemaparan diterima dengan baik oleh tamu undangan, beberapa pertanyaan dan saran masuk dari masyarakat sebagai bentuk kepeduliannya. Begitupun ketika sesi tanggapan dari Pemangku Adat dan Kepala Desa sangat terlihat bentuk kepeduliannya menanggapi serta mengoreksi beberapa hal yang Kami paparkan, sehingga dapat menyempurnakan naskah akademik kami," ujar salah seorang mahasiswa KKN. (din)

Lewat Perda Terbaru, Pemerintah Kabupaten Cirebon Jamin Kemudahan Perizinan Usaha

 

KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha. Aturan tersebut dikeluarkan berdasarkan amanat dari Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. 

Aturan terbaru didalamnya mengatur penyelenggaraan perizinan berusaha, manajemen penyelenggaraan, hingga sanksi administratif. Perda Nomor 2 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha itu menggantikan 10 Perda yang sudah ada. 

Sepuluh peraturan tersebut, yaitu Perda Nomor 2 Tahun 2000 tentang Izin Lokasi; Perda Nomor 6 Tahun 2002 tentang Penyelenggaraan Usaha Kepariwisataan; Perda Nomor 10 Tahun 2002 tentang Penyelenggaraan Usaha Perindustrian dan Perdagangan; Perda Nomor 3 Tahun 2003 tentang Penyelenggaraan Izin Usaha Jasa Konstruksi.

Kemudian, Perda Nomor 4 Tahun 2003 tentang Penyelenggaraan Izin Usaha Peternakan; Perda Nomor 6 Tahun 2003 tentang Retribusi Pemberian Fatwa Rencana Pengarahan Lokasi; Perda Nomor 7 Tahun 2014 tentang Penataan, Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern; Perda Nomor 3 Tahun 2015 tentang Bangunan Gedung; Perda Nomor 6 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dan Perda Nomor 11 Tahun 2018 tentang Penanaman Modal. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Dr. H. Hilmy Riva’i, M.Pd yang diwakili oleh Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Agung Hariaji, S.H., MPA menyebutkan, beberapa waktu lalu, proses perizinan usaha seringkali menjadi sesuatu yang melelahkan, karena prosesnya yang terkenal sulit, menguras banyak biaya, dan memakan waktu yang lama. 

Namun saat ini, hal tersebut tidak berlaku lagi, karena semua informasi bersifat transparan. Sehingga, proses perizinan usaha, bahkan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) jauh lebih mudah. 

"Perizinan usaha tidak hanya penting bagi UMKM, melainkan bagi semua kegiatan usaha. Baik bagi usaha perorangan dengan skala kecil maupun perusahaan besar, perizinan merupakan suatu kewajiban yang perlu untuk dimiliki," kata Agung dalam acara sosialisasi Perda Nomor 2 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Hotel Apita Cirebon, Kamis (10/8/2023). 

Menurutnya, terdapat tiga keuntungan bagi pelaku usaha yang memiliki perizinan, yakni legal secara hukum, menjadikan usaha formal yang sudah berlegitimasi ketiga, dan kemudahan mendapatkan pembiayaan. 

"Keuntungannya tentu tidak hanya berhenti sampai disitu, ketika sebuah usaha sudah legal, maka sebuah usaha akan lebih mudah untuk berkembang ke berbagai sisi, salah satunya melalui sisi pembiayaan atau investasi," tutup Agung. (Anisa)

Tuesday, 8 August 2023

Peringati HARKOPNAS ke-76, Wabup Ayu: Koperasi Harus Ikuti Perkembangan Zaman

 

KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon memperingati Hari Koperasi Nasional ke-76 tingkat Kabupaten Cirebon tahun 2023 dengan mengusung tema "Membangun Koperasi Berbasis Kearifan Lokal dan Digital Menuju Ekonomi Kerakyatan yang Adil dan Modern” bertempat di halaman Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon, Selasa (8/8/2023).

Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE., M.Si mengatakan, koperasi yang berdasarkan kekeluargaan dan gotong royong merupakan sosial capital yang dimiliki bangsa Indonesia. Hal tersebut dapat mempertahankan dampak globalisasi dan krisis moneter. 

Oleh karena itu, peran koperasi dalam perekonomian harus terus ditingkatkan, tidak saja karena ketangguhannya dalam menghadapi krisis ekonomi, tetapi secara internal juga telah mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Perlu diketahui, pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia dan hampir seluruh dunia telah berdampak pada seluruh sektor pembangunan, tidak terkecuali sektor ekonomi, yang juga disebut sebagai resesi ekonomi. 

Sebuah lembaga penelitian di AS mendefinisikan, bahwa resesi sebagai indikasi turunnya daya beli masyarakat secara umum dan naiknya angka pengangguran. 

Menurutnya, resesi ekonomi yang melanda Indonesia telah membuat pembangunan dalam sektor ekonomi menjadi menurun drastis, bahkan sampai pada posisi minus. 

Dengan kondisi itu, koperasi diharapkan mampu menjadi daya ungkit untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan sebagai bagian dari ekonomi nasional.

“Menghadapi tantangan tersebut, koperasi dituntut untuk berubah menyesuaikan perkembangan zaman. Apabila tidak, maka koperasi akan ketinggalan dan tergerus perkembangan tersebut,” kata Ayu. 

Oleh karena itu, masih kata Ayu, untuk menyesuaikan dengan teknologi yang semakin canggih pada era revolusi industri sekarang ini, hendaknya koperasi mempertimbangkan untuk menciptakan perubahan yang besar pada bisnis koperasi, antara lain dengan penggunaan aplikasi pencatatan dan pelaporan keuangan, serta bisnis yang efisien dan teruji. 

“Koperasi dapat memanfaatkan teknologi digital dengan menggunakan platform ecommerce, aplikasi retail online dan pengembangan aplikasi bisnis lain, yang juga akan terintegrasi melalui jaringan ke berbagai institusi, baik pemerintah maupun institusi bisnis lainnya,” lanjut Ayu. 

Menurutnya, koperasi merupakan organisasi ekonomi yang fungsi utamanya meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat, dengan menyelenggarakan berbagai usaha dan layanan sesuai kebutuhan anggota. 

“Di sinilah inti dari koperasi sebagai perusahaan, dimana anggota sebagai pemilik dan pengguna jasanya. Koperasi tidak hanya untuk mensejahterakan anggotanya, namun lebih kepada memberikan CSRnya," tambahnya.

Ia juga mengatakan, seperti salah satu Koperasi di Kabupaten Cirebon, yaitu Koperasi Cipta Dana yang telah memberikan CSR, diantaranya memberikan CSR berupa pemberian kaki palsu kepada kaum difable Kabupaten Cirebon. 

"Ada 60 kaki palsu yang diberikan, dan baru tahun ini diberikan," kata Ayu. 

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon, Drs. Dadang Suhendra, M.Si menambahkan, pada peringatan Harkopnas yang digelar dengan 15 kegiatan ini, berusaha membantu masyarakat Kabupaten Cirebon. 

Menurut Dadang, koperasi tidak hanya berkutat pada simpan pinjam untuk anggotanya saja, tetapi lebih bermakna untuk masyarakat Kabupaten Cirebon. Salah satunya, yaitu mendampingi koperasi yang memberikan CSR bagi kaum difable.

Selain itu juga, kemitraan kewirausahaan tetap dilanjutkan, seperti pembinaan koperasi dan para pelaku UMKM di Kabupaten Cirebon agar dapat berkiprah di tingkat nasional maupun regional. (Hafid)